Monday, July 27, 2009

Menentang Tradisi


Dulu, Sekarang dan Yang Akan Datang
BoldBanyak orang berdiam tanpa melangkah, melangkah namun tetap di tempat, menronta tapi tak berdaya. Ada bahasa modern yang sering kita dengarkan di Media-media yang menyerukan ungkapan BERANI TAMPIL BEDA. Namun semua itu tidaklah semudah ungkapan. Proses demi proses akan terjadi jika kita melangkah ke arah tersebut. Kita boleh sejenak menyimak hal ini, ketika kita ditanya soal kebiasaan buruk yang selalu kita lakukan, kita memberi alasan SUDAH BIASA dan bukan hanya saya saja yang berbuat demikian, akan tetapi sudah banyak. Padahal kita tau Zaman akan tetap berubah, karena yang abadi itu adalah PERUBAHAN. Perubahan manakah yang dimaksudkan?. Saya mengamati, ada banyak hal pertimbangan jika perubahan akan terealisasi. Perubahan biasanya akan mengakibatkan insiden hingga kita tidak sembarangan membuatkan perubahan. Maka kita mencari amannya saja, hidup di bawah tradisi yang tidak layak atau sudah ketinggalan zaman. Benarkah perubahan itu INDAH? jawabannya sangat simple, BERGANTI WARNA (CORAK) adalah pilihan banyak orang. Kita tidak suka jika hanya satu (1) warna. Karena banyak warna sudah memberikan seni untuk kita nikmat. Sementara kita harus hidup di bawah tradisi yang sudah kuno. Tidak memiliki jaman modern.... DULU, SEKARANG DAN YANG AKAN DATANG sudah bisa kita tau. Dimana posisi kita yang layak tak bisa kita tentukan sendiri jika demikian halnya!. Saya mungkin tidak berlebihan jika saya menyukai kata MENENTANG TRADISI. Jika Tradisi kita sekarang ini tidak memberikan efek baik, kanpa kita tidak mau berontak dan mau mangambil langkah untuk menuju perubahan. Modus utama adalah MENENTANG TRADISI. Artinya kebiasaan buruk yang selalu kita perbuat harusnya kita hilangkan. Keberanian sangat berperan dalam hal ini, dimana kita harus bisa MENGUNGKAPKAN IYA DI ATAS IYA, TIDAK DI ATAS TIDAK.

No comments: